HANIFAN MUSLIMAN

  

*'Ibad* Tugasnya beribadah kepada-Nya sesuai perintah-Nya dengan sikap Belajar Shabar dan Percaya. *'Alim* Tugasnya menerima Kebijaksanaan Aturan-Nya dengan sikap Selalu Shabar (Shoobir) dalam Tawakkal dan Yaqin. *'Arif* Tugasnya memuliakan Kebenaran-Nya dan Menghadap Allah Al Chaqq setiap saat dengan sikap Mencintai Keshabaran (Roobith) dalam Kesungguhan Rela & Cinta (Ridho) kepada-Nya. *Semuanya* wajib berakhlaq mulia kepada-Nya dan kepada seluruh sesamanya. Begitulah *Wujud Dzikir & Syukur* kepada Robbul_'Aalamiiin. Dan itu cara *Sami'na wa Atho'naa* yaitu Syukur nan Ikhlash. Dan itu jugalah yang dimaksud dengan *Chaniifan Musliman* sebagai *kedudukan yang tertinggi di sisi Allah.*

Berlabuh kepada pengakuan bathin: “innii wajjahtu wajhiya lilladzii fathoros samaawaati wal ardho *Chaniifan Musliman* wamaa ana minal musyrikiin,” (sungguh kuhadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan *cendrung kepada agama yang lurus* dan aku bukanlah bagian dari orang-orang yang menyekutukan-Nya). *Sikap Ruhani* chaniifan musliman ini pulalah yang diwasiatkan Nabi Ibrahim AS kepada anak-cucunya, dilanjutkan terus-menerus, hingga sampailah kepada sosok Nabi Muhammad ﷺ. Inilah tongkat estafet Chaniifan Musliman yang lantas dinyatakan sempurna dan diridhoi Allah Swt dalam bentuk agama Islam ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARAM NERAKA ATASNYA.... SIAPA SAJA MEREKA & YANG MEREKA LAKUKAN?

PARA SALAF SHOLIH DAN PARA PENGIKUTNYA

BIOGRAFI IMAM ABU HANIFAH