Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

QURAISY SHIHAB

Agama, Ilmu Agama, dan Sikap Beragama: Sebuah Renungan Inklusif بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين، اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Memahami Perbedaan Tiga Hal: Agama, Ilmu Agama, dan Pengamalan Agama Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian, marilah kita merenungkan satu hal yang penting: kita harus bisa membedakan antara agama, ilmu agama, dan sikap dalam beragama. Agama telah sempurna sebelum munculnya ilmu agama. Allah SWT berfirman: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu, dan Aku ridhai Islam sebagai agamamu." (QS. Al-Maidah: 3) Ayat ini turun sekitar tiga bulan sebelum wafatnya Nabi Muhammad ﷺ , saat itu ilmu-ilmu agama secara sistematik belum lahir , tetapi umat Islam sudah menjalankan agama dengan penuh keimanan dan kepatuhan . Jadi jelas, agama tidak identik dengan ilmu agama , apalagi sikap beragama. Ada orang yang beragama tetapi belum memah...

LAPISAN BUMI

LAPISAN BUMI Lapisan Bumi adalah susunan struktur yang membentuk bumi, terdiri atas berbagai lapisan dari permukaan hingga ke bagian terdalam. Lapisan-lapisan ini memiliki komposisi kimia dan sifat fisik yang berbeda, yang secara keseluruhan memengaruhi kehidupan di permukaan bumi. Berdasarkan kajian geofisika, struktur bumi dibagi menjadi empat komponen utama: kerak , mantel , inti luar , dan inti dalam . Setiap lapisan memiliki ciri khas tersendiri. Bila ditinjau dari sifat mekaniknya, kerak dan bagian atas mantel dapat dibagi menjadi beberapa zona seperti litosfer dan astenosfer . Kerak benua umumnya bersifat felsik, Kerak samudra bersifat mafik, Mantel bersifat ultramafik, Sedangkan inti bumi didominasi oleh unsur logam. Lapisan kerak bumi yang keras dan rapuh membentang dari permukaan hingga mencapai diskontinuitas Mohorovicic atau Moho , yaitu batas antara kerak dan mantel. Moho tidak berada pada kedalaman yang seragam — sekitar 10 km di bawah dasar laut dan sekitar...

MELAWAN LIBERALISASI

MELAWAN LIBERALISASI: Tafsir QS. Al-Baqarah: 62 "Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi'in—siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal saleh—mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS. Al-Baqarah: 62) Makna Umum Ayat Setelah menyebutkan sikap orang-orang yang durhaka terhadap perintah Allah dan akibat azab yang menimpa mereka, Allah menegaskan bahwa siapa pun yang taat dan berbuat baik di masa lalu akan mendapat pahala-Nya. Ini adalah prinsip abadi hingga hari kiamat: siapa yang mengikuti rasul pada zamannya, ia akan mendapatkan keselamatan. Hal ini ditegaskan pula dalam ayat lain: "Ingatlah, sesungguhnya kekasih-kekasih Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati." (QS. Yunus: 62) Juga saat kematian datang kepada orang-or...

LALULINTAS SEGI PERSPEKTIF HUKUM

RAZIA LALU LINTAS: PERSPEKTIF HUKUM Ketahui Syarat Razia Resmi, Hindari Oknum Nakal Di tengah maraknya praktik razia lalu lintas, masyarakat semakin waspada terhadap kemungkinan adanya oknum petugas yang menyalahgunakan kewenangan. Walaupun sistem tilang elektronik (ETLE) dengan bantuan CCTV telah diberlakukan, operasi pemeriksaan di lapangan tetap rutin dilakukan oleh kepolisian untuk menekan angka pelanggaran yang masih tinggi. Untuk menghindari tilang, satu-satunya cara adalah disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Ketaatan pada hukum bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga menciptakan keselamatan bagi orang lain. Namun, perlu diingat: razia kendaraan bermotor tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada ketentuan hukum yang harus dipatuhi oleh petugas. SYARAT RAZIA LALU LINTAS YANG RESMI 1. Ada Tanda atau Plang Pemberitahuan Menurut PP No. 42 Tahun 1993 Pasal 15 ayat (1–3), lokasi pemeriksaan harus diberi tanda minimal 50 meter sebelum tempat razia. Jika pengend...

QUNUT NAZILAH

  QUNUT NAZILAH  merupakan doa yang dipanjatkan untuk keselamatan umat Islam. Doa ini biasa dibaca saat terjadi bencana, musibah, perang, dan keadaan tidak menyenangkan lainnya yang menimpa umat Islam. Dalil pelaksanaan qunut nazilah ini bersandar pada beberapa hadits shahih yang termuat dalam kitab  Shahih Bukhari ,  Shahih Muslim , dan kitab hadits lainnya, sebagaimana diterangkan dalam   Mausu'at Ad-Du'a   karya Syaikh Hamid Ath-Thahir Al-Basyuni. Dalam salah satu hadits Muslim disebutkan, مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَدَ عَلَى سَرِيَّةٍ مَا وَجَدَ عَلَى السَّبْعِيْنَ الَّذِينَ أُصِيبُوا يَوْمَ بِثْرِ مَعُونَةَ كَانُوا يُدْعَوْنَ الْقُرَّاءَ فَمَكَثَ شَهْرًا يَدْعُو عَلَى قَتَلَتِهِمْ Artinya: "Aku belum pernah melihat Rasulullah SAW berduka atas musibah yang menimpa delegasi beliau sebagaimana rasa duka beliau atas musibah yang telah menimpa delegasi beliau berjumlah 70 orang yang dibunuh di Bi'ru Ma'unah, yang mana...

CARA ANTISIPASI PENIPUAN DI WHATSAPP

🔐 CARA ANTISIPASI PENIPUAN DI WHATSAPP Seiring maraknya modus penipuan digital, terutama melalui WhatsApp, penting bagi kita untuk waspada dan tidak mudah tertipu , terutama dalam penggunaan WA Web , tautan palsu, dan aplikasi berbahaya. 1. Waspadai Nomor Tak Dikenal: Segera "VC" atau "Call" Jika dihubungi melalui chat oleh nomor asing , jangan langsung percaya ! Coba segera Video Call (VC) atau panggilan suara (call) . Jika hanya muncul status "MEMANGGIL" (tidak nyambung), kemungkinan besar itu dilakukan via WA Web (komputer) — modus umum pelaku penipuan ! Bila mencurigakan, blokir saja nomor tersebut. 2. Jangan Sembarangan Klik Tautan Jangan sekali-kali mengklik tautan/link dari nomor yang tak dikenal, meskipun tampak “resmi”. Tautan tersebut sering digunakan untuk mengunduh malware , yaitu virus digital yang bisa: Meremote HP Membuka aplikasi perbankan Mengambil data pribadi PERINGATAN! HP milik orang tua tidak boleh dipinjamka...

RUQYAH DENGAN AYAT AL QUR-AAN

Berikut ayat-ayat yang Anda sebutkan dalam tulisan Arab saja , tanpa terjemahan dan tanpa transliterasi: 1. Untuk mendatangkan (berinteraksi) dengan jin: إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 2. Untuk melawan sihir, jin, dan Dajjal: (QS. Al-Kahf ayat 1–10) الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِنْ لَمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَ...