Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

SAYYID ABDURRAHMAN ATAU MBAH SAMBU

Rembang  - Sayyid Abdurrahman atau Mbah Sambu merupakan salah satu tokoh ulama legendaris di Kota Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Mbah Sambu merupakan putra Pangeran Benowo, putra dari Jaka Tingkir alias Sultan Hadiwijaya, Raja Kerajaan Pajang yang merupakan cikal bakal Kerajaan Mataram Islam. Dia wafat pada 1671 M silam. " Mbah Sambu merupakan pendatang dari Kerajaan Pajang, ia melarikan diri karena permasalahan jabatan yang ada di Kerajaan Pajang. Setelah melarikan diri kemudian Mbah Sambu belajar mengaji di Ampel . Karena Adipati Tedjokusuma atau Mbah Srimpet itu yang merupakan Bupati Lasem saat itu sedang membutuhkan seorang pengajar agama Islam, akhirnya Mbah Sambu dipanggil ke Lasem," kata pemerhati sejarah Kabupaten Rembang, Ernantoro kepada  detikJateng,  Sabtu (02/4/2022). Ernantoro menuturkan Mbah Sambu kemudian diangkat menjadi wali negara atau guru agama Islam. Mbah Srimpet kala itu juga menjadikan Mbah Sambu sebagai menantunya. "Setelah kedatangannya ke...

AKHLAQ & SIKAP ROSULULLAH TERHADAP ORANG KAFIR

TELADAN RASULULLAH TERHADAP ORANG- ORANG KAFIR Fathoni Ahmadi Dalam banyak riwayat hadits, Nabi Muhammad SAW adalah teladan akhlak mulia. Hal itu terlihat ketika Rasulullah tetap mendoakan orang yang memusuhinya, menghormati jenazah orang Yahudi, bahkan hendak menshalatkan jenazah orang munafik sebelum Al-Qur’an turun menjelaskan larangannya. Kasih sayang Rasulullah juga terlihat ketika beliau berhijrah dengan berjalan kaki menuju Thaif. Di kota itu, Rasul tinggal bersama Zaid bin Haritsah selama 10 hari. Di sanalah muncul optimisme bahwa masyarakat setempat akan menerima dakwah Islam. Nabi bertatap muka dengan pembesar Bani Tsaqif: Abdi Talel, Khubaib dan Mas'ud. Kepada mereka kekasih Allah ini mengenalkan tauhid. Begitu tragis, utusan Allah ini justru menjadi target pelecehan, penghinaan, umpatan, yang diluapkan dengan kata-kata kotor. Lebih dari itu, Rasul dilempari batu hingga terluka. Dalam kondisi terserang, Zaid melindungi Rasul hingga mengakibatkan kepalanya terluka. K...

AKAL DAN HATI UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH

KECERDASAN AKAL DALAM BERAGAMA Anugerah istimewa dari Sang Pencipta kepada setiap manusia adalah AKAL. Ia istimewa karena keunggulan dan keluhurannya.  Perbedaan mendasar dengan makluk lainnya itu terletak pada kecerdasan akalnya.  Manusia mampu secara relatif maksimal dalam mendayagunakan dengan tepat dan baik kecerdasan akalnya. Fungsi akalnya terdapat potensi dan aktifitas untuk menimbang, berpikir, menentukan pilihan-pilihan, atau mengambil satu alternatif keputusan atas rangkaian setiap masalah yang datang silih berganti sepanjang hayatnya. Oleh sebab itu, eksistensi manusia sangat ditentukan oleh keberadaan dan kewarasan akalnya. PERSPEKTIF Antar manusia sesama berakal dalam segala halnya hanya berbeda pada perspektif yang melingkupinya. Bukan karena manusia lebih berakal dari manusia lain, melainkan karena setiap atau sebagian manusia mengarahkan potensi akalnya itu ke arah atau jalur yang berbeda. Bisa juga karena tingkat potensi kecerdasan manusia yang berbeda se...

MENGHINDARI MODEL MODEL JAHILIYAH

MENGHINDARI KARAKTER JAHILIYAH Oleh: H. Ahmad Zuhri Adnan, M. Pd. (Ketua LDNU Kab. Cirebon, Pengasuh PP Ketitang Cirebon) KHUTBAH PERTAMA الحَمدُ لِله الَذِي اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِي أَرْسَلَهٗ اللٰه تَعالى دَاعِيًا إِلَى ٱللَّهِ بِإِذْنِهِۦ وَسِرَاجًا مُّنِيرًا، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم}، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَ...

KEUTAMAAN ILMU DAN ULAMA DALAM HADITS NABI MUHAMMAD

KEUTAMAAN ILMU DAN ULAMA DALAM HADITS NABI MUHAMMAD Mukasyafatul Qulub menyebutkan keutamaan Al-Qur’an, ilmu dan ulama pada bab tersendiri. Al-Ghazali mengutip beberapa hadits yang menerangkan keutamaan ilmu dan ulama pada bab ini dari sejumlah perawi hadits. Al-Ghazali mengatakan, banyak hadits menerangkan keutamaan ilmu dan ulama. (Imam Al-Ghazali, Mukasyafatul Qulub, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2019 M/1440 H], halaman 277).  1. Orang alim merupakan orang yang dikehendaki sebagai orang baik. مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَيُلْهِمْهُ رُشْدَهُ Artinya, “Siapa saja yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, niscaya ia akan diberi pemahaman dalam agama dan diilhami petunjuk-Nya,” (HR At-Thabarani dan Abu Nu’aim). 2. Orang alim merupakan ahli waris para nabi yang mendapatkan derajat mulia. الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ (رواه أبو داود والترمذي) Artinya, “Ulama adalah ahli waris para nabi." (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi). Telah maklum bahwa ...

ADA YANG SALAH FAHAM TENTANG KESURUPAN DI PONDOK PESANTREN

ADA YANG SALAH FAHAM TENTANG KESURUPAN DI PONDOK PESANTREN  "Dipondok koq bisa kesurupan, bukankah harusnya syethan nggak bisa berbuat apa apa jika diruang lingkup orang orang mengaji dan beribadah, padahal sebelumnya tidak pernah kesurupan" Jawabannya begini ... Jika diluar pondok, orang yang diganggu syethan dan ditemani jinn, mereka tak perlu disurup untuk di kuasai dan disesatkan. Ketika ada anak baru nyantri koq kesurupan, ternyata mereka sebenarnya sudah dalam keadaan disertai syethan atau Jinn saat dirumahnya. Dan syetan sangat leluasa mempengaruhi orang yang disertainya untuk berbuat tak sesuai dengan agama.  Yang terjadi saat santri memasuki lingkungan pondok dan dipaksa mengikuti kegiatan secara disiplin dalam peribadatan dan menuntut ilmu, mengakibatkan "syethan tak leluasa lagi mempengaruhi orang nya (santri), sehingga muncullah perlawanan dari syethan yang sedang merasakan terganggu ulahnya.  Itulah sebabnya kesurupan dipondok pesantren. Dan kebanyakanny...

PENYEBAB KEFAQIRAN MENURUT KITAB TA'LIM MUTA'ALLIM AL IMAM ZURNUJI

PENYEBAB KEFAQIRAN MENURUT KITAB TA'LIM MUTA'ALLIM AL IMAM ZURNUJI 1. Tidur dalam keadaan telanjang. 2. Kencing dalam keadaan telanjang (di wc tanpa atap) 3. Makan dalam keadaan berjunub. 4. Makan sambil tiduran. 5. Membiarkan sisa makanan berserakan. 6. Menyapu rumah di malam hari. 7. Membiarkan sampah mengotori rumah. 8. Memanggil orang tua dengan nama keduanya. 9. Mencongkel gigi dengan benda kasar. 10. Duduk di depan pintu. 11. Bersandar kaki pada gawang pintu. 12. Berwudhu di tempat qodlo hajat (wc) 13. Mengelap wajah dengan kain / baju. 14. Membiarkan sarang laba-laba di rumah. 15. Meremehkan sholat. 16. Bersegera keluar dari masjid setelah sholat shubuh (Tidak wirid). 17. Berlama-lama di pasar. 18. Berdoa keburukan kepada anak. 19. Mematikan lilin / lampu api dengan cara meniup. 20. Menulis dengan pena rusak. 21. Tidak mendoakan kebaikan bagi orang tua. 22. Memakai sorban sambil duduk. 23. Memakai celana sambil berdiri. 24. Bersikap kikir / pelit. 25. Berlebihan dalam ke...

MASUKNYA SYETHAN & SIHIR

MASUKNYA SYETHAN & SIHIR Ada beberapa keadaan dimana memungkinkan masuknya syethan atau sihir diantaranya : 1. Fikiran Buruk seperti Kecemasan, Ketakutan, Kekhawatiran, Kegelisahan, Keresahan, Kegundahan, Kegalauan, Kebingungan, Keragu-raguan, Keputus-asaan dan Kebencian, Kedengkian, Dendam, Kemarahan dan sebagainya. 2. Perilaku Dosa atau kemaksiatan yang dosa dosa yang nyata (zhohir) Seperti Mabok Alkohol, Berjudi, Berzina dan seumpamanya, Riba (Uang bunga) dan sebagainya. 3. Perilaku Dosa atau kemaksiatan yang tak nyata (bathin) seperti : Musyrik (mensekutukan Allah), Riya' (Pamer 'Amal kebaikan atau ber 'Amal karena ingin pujian), 'Ujub (mengherani diri sendiri) Sombong / Menolak kebenaran (Kibr / Takabbur), Tafakhur (Angkuh), Berdusta atau Menipu, Thoma' (Rakus / Ambisius) dan sebagainya. 4. Dan Kebiasaan Buruk seperti Lalai, Suka permainan, Berkhayal, Malas, Angan-Angan Panjang dan Kebiasaan yang Sia-Sia, Menurutkan keinginan, dan sebagainya. Semuanya itu d...

ALLAH, TUHAN YANG KU BANGGAKAN

ALLAH, TUHAN YANG KU BANGGAKAN Allah, Tuhan yang ku banggakan, DIA Maha Pemaaf, Maha Pengampun, Maha Pemberi Rahmat dan Keberkahan, DIA mengajarkan Kalimat Kalimat Yang Di RIDHOI-NYA kepada Hamba-NYA, AL Fatichah Aamanar Rosuul hingga akhirnya, Membuat Marah Iblis Syethan semuanya. Tak ada alasan bagiku untuk 'ujub dan menyombong ! Malu dan SADARI DIRIKU, karena semua kebaikan itu bukan berasal dari diriku sendiri, tetapi hanyalah Wujud Pemberian-NYA semata. Sudah semestinya aku bersyukur, karena SADARI DIRIKU betapa besar Kasih Sayang-NYA kepadaku, dan Sudah kewajibanku Bermohon Maaf Ampunan, karena SADARI DIRIKU atas seluruh kelalaian, kebodohan dan kema'shiyyatanku terhadap Kasih Sayang-NYA, Semoga seluruh Jiwa Ragaku Dihiasi-NYA dengan KETAQWAAN sehingga dapat ku ABDIKAN seluruh kehidupanku bagi-NYA. DIA Yang Maha Pengasih Penyayang Lagi Maha Mulya, kuhadapkan wajahku kepada Wajah-NYA dalam Ichsan-NYA. Tak ada satupun setitik atom pun kebaikan yang berasal dari diriku sendi...

SADAR DIRI

  SADAR DIRI Masih selalu haus dan perlu air, Masih selalu  lapar dan perlu makanan, masih selalu mengantuk dan perlu tidur ? Jangan Sombong ! Sekali-kali janganlah menyombong ! Kalau masih mau menyombong juga, Jangan sekalipun minum air, makan makanan dan tidur ! Agar diri menyadari kelemahan dan kehinaannya. Yaa Allah .... Karuniai aku cahaya petunjuk MU Karuniai aku cahaya dzikir MU Karuniai aku cahaya syukur MU Karuniai aku cahaya shabar MU Karuniai aku cahaya sholat MU Karuniai aku cahaya Sholawat MU Karuniai aku cahaya Taqwa MU Jika engkau benar-benar Takut kepada Allah, maka kurangi berbicara !

SISI KOREKSI DIRI TANGKAL BALA'

  HIKMAH SISI KOREKSI DIRI TANGKAL BALA' Namun secara benar menyikapi segala bala dan bencana itu sebagai sarana koreksi diri. Mungkin pada soal hubungan silaturrohim dan ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar manusia yang merenggang, mungkin pada soal shodaqoh dan zakat yang kurang, mungkin pertikaian dan permusuhan antar manusia yang semakin menajam, mungkin pada soal sikap akhlaq budi pekerti yang baik yang tak diterapkan, sehingga menurun tingkat lapang dada terhadap perbedaan pendapat, mungkin pada soal ilmu dan amaliyyah yang kurang dilaksanakan, mungkin pada soal 'amar ma'ruf nahi mungkar yang diabaikan dan soal-soal lain-lainnya. Sebagai suatu contoh : Seorang bersilaturrohim kepada Nabi Shallalloohu 'Alayhi Wa Sallam telah dupanjangkan usianya bertambah 30 tahun, padahal usianya sebelum itu tersisa sebulan (Al Chadits Menurut kabar Izroo-iil AS kepada Nabi Shallalloohu 'Alayhi Wa Sallam).

AFIYAH

AFIYAH Dalam sebuat riwayat hadits Nabi Muhammad SAW yang dikutip oleh Syaikh Nawawi dalam kitab Nashoihul ibad, Rosul menjelaskan makna afiyah : وقال رسول الله: العافية على عشرة أوجه، خمسة فى الدنيا وخمسة فى الآخرة؛ فأما التي فى الدنيا فهي العلم، والعبادة، والرزق من الحلال، والصبر على الشدة، والشكر على النعمة، وأما التي فى الآخرة فإنه يأتيه ملك الموت بالرحمة واللطف، ولا يروعه منكر ونكير فى القبر، ويكون آمنا فى الفزع األكبر، وتمحى سيئاته وتقبل حسناته، ويمر على الصراط كالبرق الالمع ليدخل الجنة فى السلامة. Rasulullah bersabda : “Al-Afiyah” itu terbagi sepuluh macam. Lima macam di dunia dan lima macam lagi di akhirat. Lima yang di dunia adalah : ilmu, ibadah, rejeki yang halal, sabar atas penderitaan atau ketika sulit, dan bersyukur atas segala nikmat. Sedangkan lima yang di akhirat adalah : didatangi malaikat maut dengan kasih sayang dan lembut, tidak dikagetkan atau ditakuti oleh malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur, aman dari segala ketakutan, dihapus segala kesalahan dan diterima s...