Senin, 30 Oktober 2023

LAPISAN BUMI


LAPISAN BUMI

Lapisan Bumi adalah susunan struktur yang membentuk bumi, terdiri atas berbagai lapisan dari permukaan hingga ke bagian terdalam. Lapisan-lapisan ini memiliki komposisi kimia dan sifat fisik yang berbeda, yang secara keseluruhan memengaruhi kehidupan di permukaan bumi.

Berdasarkan kajian geofisika, struktur bumi dibagi menjadi empat komponen utama: kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam. Setiap lapisan memiliki ciri khas tersendiri.

Bila ditinjau dari sifat mekaniknya, kerak dan bagian atas mantel dapat dibagi menjadi beberapa zona seperti litosfer dan astenosfer.

  • Kerak benua umumnya bersifat felsik,
  • Kerak samudra bersifat mafik,
  • Mantel bersifat ultramafik,
  • Sedangkan inti bumi didominasi oleh unsur logam.

Lapisan kerak bumi yang keras dan rapuh membentang dari permukaan hingga mencapai diskontinuitas Mohorovicic atau Moho, yaitu batas antara kerak dan mantel. Moho tidak berada pada kedalaman yang seragam — sekitar 10 km di bawah dasar laut dan sekitar 35 km di bawah daratan benua.

Di bawah Moho terdapat mantel bumi, lapisan tebal dan kental yang menyusun lebih dari setengah volume bumi. Mantel ini dipisahkan dari inti oleh diskontinuitas Gutenberg, sekitar 2.880 km di bawah permukaan bumi.

  • Inti luar bersifat cair dan tersusun dari besi serta nikel,
  • Inti dalam bersifat padat dan sangat padat, bahkan lebih padat dari besi atau nikel di permukaan bumi.

Struktur Lapisan Bumi

Secara umum, lapisan bumi terbagi menjadi tiga bagian utama: kerak bumi, selimut bumi, dan inti bumi. Berikut penjelasan masing-masing:

1. Kerak Bumi

Lapisan paling luar bumi tempat makhluk hidup tinggal. Ketebalannya bervariasi antara 5 km hingga 70 km. Kerak bumi terdiri atas batuan beku, sedimen, dan metamorf.

Kerak bumi dibagi menjadi dua jenis:

  • Kerak benua: lebih tebal, hingga 70 km.
  • Kerak samudra: lebih tipis, sekitar 5–15 km.

2. Selimut Bumi (Mantel)

Merupakan lapisan paling tebal dengan ketebalan sekitar 2.900 km. Tersusun atas bahan seperti besi, aluminium, magnesium, kalium, silikon, dan oksigen.

Suhu di mantel bumi sangat tinggi, bisa mencapai 3.000°C. Lapisan ini juga mengandung magma, yang keluar saat terjadi letusan gunung berapi.

Selimut bumi terbagi menjadi dua:

  • Mantel atas
  • Mantel bawah

3. Inti Bumi

Bagian terdalam bumi, dibagi menjadi dua:

  • Inti luar: tebal sekitar 2.000 km, bersifat cair, panas (hingga 2.000°C), dan tersusun atas besi serta nikel. Inti luar juga menjadi sumber medan magnet bumi akibat rotasi bumi.
  • Inti dalam: terletak hingga kedalaman 5.200 km, dengan diameter sekitar 2.700 km dan suhu mencapai 4.500°C atau lebih. Inti ini bersifat padat dan tersusun dari logam berat seperti besi dan nikel.

Lapisan Atmosfer Bumi

Bumi juga diselimuti oleh atmosfer yang terdiri dari lima lapisan utama, yaitu:

1. Troposfer

Lapisan atmosfer terendah tempat manusia dan makhluk hidup hidup. Mengandung gas-gas utama seperti oksigen, nitrogen, dan gas rumah kaca. Lapisan ini mengatur suhu agar tetap stabil.

2. Stratosfer

Lapisan kedua yang terbagi dua:

  • Bagian atas: tempat pembentukan ozon yang menyerap sinar ultraviolet (UV) dengan intensitas tinggi.
  • Bagian bawah: menyerap UV intensitas rendah dan meradiasikan gelombang inframerah (IR) ringan.

Stratosfer melindungi permukaan bumi dari sinar UV berlebihan.

3. Mesosfer

Lapisan ketiga, tempat konsentrasi ozon mulai menurun drastis seiring meningkatnya ketinggian. Penyerapan UV di lapisan ini sangat kecil.

4. Termosfer

Lapisan keempat, bersifat sangat panas (bisa mencapai 1.200°C). Terdapat partikel-partikel terionisasi yang memungkinkan transmisi gelombang radio.

5. Eksosfer

Lapisan terluar atmosfer yang dapat mencapai ketinggian 1.000 km lebih. Atom dan molekul bergerak tidak beraturan, dan lapisan ini menjadi pelindung awal dari benturan benda langit seperti meteor.


Urutan dan Susunan Lapisan Bumi

Berikut urutan lapisan bumi dari luar ke dalam beserta karakteristiknya:

1. Kerak Bumi (Crust)

  • Lapisan terluar dan paling keras.
  • Terdiri dari kerak benua dan kerak samudra.

2. Selimut Bumi (Mantel)

Terdiri atas tiga bagian utama:

  • Litosfer

    • Lapisan sial (upper mantle)
    • Lapisan sima (mantle transition zone)
  • Astenosfer

    • Lapisan yang bersifat lebih plastis (lower mantle)
  • Mesosfer (D' Layer)

    • Lapisan mantel bawah terdalam

3. Inti Bumi

  • Inti luar (Outer core): cair, menghasilkan medan magnet bumi.
  • Inti dalam (Inner core): padat, tersusun dari logam berat dengan suhu sangat tinggi.

Kesimpulan

Struktur lapisan bumi tersusun dari tiga bagian utama: kerak bumi, selimut bumi, dan inti bumi. Masing-masing memiliki sifat fisik, ketebalan, serta komposisi kimia yang berbeda. Di samping itu, bumi juga dilindungi oleh lapisan atmosfer yang terdiri dari lima zona utama, berperan penting dalam menjaga keseimbangan suhu dan melindungi bumi dari bahaya luar angkasa.

Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang struktur dan susunan lapisan bumi.




0 komentar:

Posting Komentar